Belajar Dari Google

“Everyone needs at least one successful role model,
since they can share freely positive beliefs, clear
vision, constructive attitude, and making every crucial
decision to be taken easier”

“Setiap orang memerlukan sedikitnya seorang tokoh
panutan yang baik, karena mereka (tokoh tersebut) secara
tidak langsung akan dapat berbagi kepercayaan positif,
visi yang jelas, sikap yang membangun, dan membantu membuat
keputusan penting menjadi mudah untuk diambil”

Interpretasi:
Berbicara mengenai tokoh panutan, ijinkan saya untuk berbagi
mengenai tokoh panutan saya pribadi, saat ini salah satunya
adalah pasangan Larry Page & Sergey Brin, bagi Anda yang belum
pernah mendengar nama tersebut, mereka 2 anak muda adalah pendiri
Google inc, situs yang mungkin telah mempertemukan saya dengan
Anda melalui newsletter ini melalui hasil pencarian.

Apa yang saya dapatkan dari pencapaian mereka? Cukup banyak…
sangat banyak tepatnya, yang pertama adalah bahwa kesuksesan
besar ternyata mungkin diperoleh pada usia yang relatif muda,
jadi tidak perlu menanti masa pensiun (dengan mengetahui bahwa
Larry & Sergey berusia awal 30-an, yang berarti beberapa tahun
lebih muda dari kebanyakan rekan-rekan saya sendiri)

Yang kedua bahwa keuntungan akan mengikuti dengan sendirinya
setelah seseorang berhasil menciptakan value atau nilai dan
fungsi yang memberikan manfaat bagi orang banyak.. sayangnya
banyak orang yagn mencari keuntungan dan komersialisasi lebih
dulu daripada memberikan nilai bagi masyarakat. Dengan adanya
Google, demikian banyak solusi yang diberikan bagi masyarakat
dunia termasuk negara kita ini, saya pribadi dan mungkin juga
Anda, karena saat ini, solusi seringkali berasal dari informasi
yang akurat untuk pengambilan keputusan, dan hal ini disajikan
oleh Google, tanpa biaya apapun bagi penggunanya.

Yang ketiga, mereka (Larry & Sergey) menunjukkan bahwa bekerja
tidaklah selalu harus over serius & membosankan, terbukti dengan
lingkungan kerja mereka di Googleplex, yang sangat inovatif
dan penuh dengan fasilitas yang mendukung suasana kerja yang
menyenangkan (karyawan tanpa seragam dan fasilitas rekreasi
yang komplit)

Dan masih banyak lagi hal-hal inspiratif dari mereka yang juga
menularkan sikap dan pola pikir positif bagi begitu banyak orang
di dunia ini. Bila kita menilik sepintas mengenai bisnis mereka,
hal ini merupakan dampak atau fenomena dari hadirnya teknologi
internet bagi umat manusia, sementara kebanyakan pengguna hanya
merupakan end-users, yang memiliki pemikiran bahwa internet
hanyalah medium komunikasi dan data/info exchange yang hakikatnya
bisa serba gratis, sementara itu beberapa pihak tertentu dengan
pengetahuan & visi yang kuat berhasil membuat keberadaan internet
sebagai basis bisnis mereka dengan menghasilkan dominasi & pendapatan
yang nyata dan sangat massive. Kembali ke bisnis Google, yang
mana kapitalisasi pasarnya di bursa New York saat ini mencapai
+- US$180 milliar, (cat:cadangan devisa Indonesia 2007 adalah
US$50 miliar), angka yang sangat fantastis mengingat mereka
memulai membangun sistem Google di garasi tempat tinggal mereka,
tidak lebih dari 10 tahun lalu

Salah satu contoh lain (dalam skala yang lebih moderat) adalah
YouTube, yang didirikan tahun 2005 dalam skala kecil untuk
mengakomodasi keperluan sharing video file pribadi semata yang
berakhir dengan akuisisi senilai US$1,65miliar.. sangat besar
untuk hitungan proyek yang dikerjakan oleh 3 orang saja (salah
satunya adalah Steve Chen, 30 tahun)

~ oleh Rudi Hermawan pada Mei 31, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: