Untukmu Sahabat

Teriring salam yang kueja di hembusan nafas yang dibawa angin malam, kuberdoa, semoga engkau ada dalam lindunganNya, wahai sahabat…


saat kueja hari-hari, aku menemukanmu dalam lintingan sendu yang berlipat-lipat. Lalu saat gelindingan waktu membawa kita melewati hari-hari dengan saling berbagi, maka kita pun mulai merengkuhi tertawa bersama, mengurai duka dengan segala permasalahannya bersama.

ah, adakah yang lebih indah dari hari-hari yang pernah menyaksikan kebersamaan kita?

kuingin kau tahu, bahwa hadirnya dirimu di hari-hariku selalu melukiskan rona-rona bahagia.

sahabat, kuhaturkan penerimaanku atas kasih yang kau beri.
kueja namamu dalam doa agar Ia memberimu pengganti yang lebih baik atas apa2 yang tidak mampu aku berikan padamu. kuhadirkan pula wajahmu di lantunan Rabithoh yang selalu aku baca, di pagi dan petang hari-Nya. agar Ia tetap merekatkan hati-hati kita, dalam jalinan mahabbah-Nya, dalam rengkuhan maghfirahNya. semoga Ia mengekalkan persahabatan kita, dari hidup sampai mati, bahkan hingga berkumpul kembali di surga-Nya yang penuh dengan kenikmatan.

sahabat, jika ada cela yang tak sengaja tertampakkan di mata kita, sungguh itu adalah suatu kewajaran sebab kita manusia, yang sama sekali tak sempurna. dan karena itulah maka kita saling melengkapi, saling berbagi, dan saling menasihati dalam kebenaran dan kebaikan.
dan jika kulihat cela itu, aku akan menjadi cermin, yang menampakkannya kepadamu, tetapi tak akan kutampakkan di hadapan yang lain, saat engkau tak ada.

sahabat, jangan jauhkan hatimu, sekali-sekali jangan. jangan pula acuh dan tak peduli. sebab sekali engkau sahabatku, kau akan tetap sahabatku, hingga Izrail menjemputku, dan hingga Ia mengumpulkan kita kembali di Jannah-Nya. Semoga Ia ridha.

sahabat, aku selalu di sini, tidak pernah jemu mendengar cerita-ceritamu, tidak pernah bosan berbincang denganmu, bercengkrama bersamamumu, maka datanglah engkau padaku. bagikan beban di pundakmu, buangkan lara di hatimu. sungguh, aku sahabatmu, selalu, sahabatmu, dan tetap menjadi sahabatmu.

~ oleh Rudi Hermawan pada April 25, 2008.

Satu Tanggapan to “Untukmu Sahabat”

  1. koq fotonya diganti ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: